Indonesia (sebenarnya) adalah Negara Adikuasa

Ada sebersit pikiran pagi ini ketika aku melihat bagaimana drama-drama netizen +62 di sosial media. Hal yang pertama kali muncul adalah bagaimana orang-orang Indonesia ini memiliki kekuasaan yang melebihi negara-negara lain di bumi ini. Salah satunya adalah bagaimana netizen Indonesia mampu membuat trending topic hal-hal remeh temeh. Saya secara tidak sengaja mengikuti kasus antara Dayana, si orang Kazakhstan, dengan Fiki Naki, Youtuber Indonesia yang terkenal dengan kemampuan flirting dalam berbagai bahasanya. Awalnya karena kepo, kenapa sih si Fiki ini sebegitu menariknya bagi orang-orang luar negeri? Apa karena doi mampu berbagai bahasa? Atau ada yang lain? Puncaknya adalah drama Dayana, si orang Kazakhstan. Dayana menyatakan diri mau menikah dengan Fiki Naki, Youtuber flirting ini. Respon netizen Indonesia sungguh luar biasa! Semua orang tiba-tiba ingin belajar bahasa Rusia, Kazakhstan, ataupun bahasa Rumania. Fiki Naki adalah nabi untuk orang-orang yang memimpikan menikah dengan orang-orang bule.

Tapi yang namanya jualan konten di sosial media, ujung-ujungnya ya begitu. Kita semua tahu bahwa itu semua drama. Dayana ternyata memang mengikuti script yang sudah ada. Saya pribadi sangat amat percaya bahwa ini settingan. Terlepas dari ini settingan atau bukan, justru yang menarik adalah bagaimana netizen Indonesia bereaksi dalam hal ini. Pada akhirnya drama Fiki dan Dayana diakhiri dengan terbukanya kehidupan Dayana yang sebenarnya. Netizen Indonesia dengan semangat memburu Dayana, si orang Kazakhstan ini. Mereka ramai-ramai mengulik, mengumbar setiap unggahan Dayana hingga akhirnya Dayana mengaku kalah dalam peperangan dunia maya ini dengan mengunggah sebuah video yang menginginkan agar kehidupan pribadinya tidak diganggu lagi. Lihatlah, betapa berkuasanya netizen Indonesia ini!

Kasus-kasus seperti Dayana bukan kasus yang baru. Kasus lain adalah bagaimana aktris Korea Selatan, Hon Son Hee, salah satu pemeran antagonis dalam serial The World of The Married, diserang oleh komentar-komentar yang berasal dari netizen Indonesia. Belum lagi jika kita masih mengingat bagaimana warga daring Indonesia menyerang semua sosial media negara lain, Vanuatu. Penyebabnya adalah komentar Bob Leighman, Perdana Menteri Vanuatu, yang menginginkan Indonesia mengizinkan komisioner HAM PBB untuk masuk ke Papua Barat. Permasalahan utamanya adalah dugaan Bob adanya pelanggaran HAM di Papua Barat. Pernyataan ini pun langsung mendapatkan respon yang cepat dari perwakilan Indonesia dalam sidang tersebut. Alhasil, unggahan Vanuatu di Instagram dipenuhi oleh komentar-komentar cabul, sarkas, rasis yang berasal netizen Indonesia.

Itu adalah serangan netizen Indonesia. Belum lagi jika kita melihat bagaimana peristiwa-peristiwa di Indonesia mampu trending beberapa kali dalam sosial media. Salah satunya adalah bagaimana peristiwa politik Pemilihan Presiden 2014 yang lalu mampu menduduki peringkat satu dalam trending topics Twitter. Siapa lagi kalau bukan netizen Indonesia pelakunya. Oke, kita akui juga bahwa dalam peristiwa politik tersebut banyak buzzer yang berkeliaran di timeline. Namun terlepas dari itu, kekuatan netizen Indonesia ini sungguh dashyat. Kita menduduki peringkat empat pengguna Instagram terbanyak pada tahun 2019, dengan 56 juta pengguna. Dengan jumlah yang sebesar itu, netizen Indonesia memang sungguh memiliki “otot” yang luar biasa di dunia maya, khususnya sosial media, belum lagi bagaimana netizen Indonesia dikenal “barbar” dalam memberikan komentar. Beberapa kali juga saya mengalami sendiri bagaimana akun @garudarevolution, mampu menggerakkan massa dalam jumlah besar untuk mengikuti polling online. Waktu itu, polling online tersebut digunakan untuk permainan Piala Dunia virtual. Beberapa negara akan didaftarkan secara acak dan pemenangnya akan ditentukan secara online. Hasilnya? Jelas Indonesia berkali-kali menang telak dalam polling online tersebut.

Saya sebenarnya agak ngeri juga melihat betapa barbarnya netizen Indonesia. Tapi di sisi lain juga menyimpan sedikit kekaguman betapa berkuasanya netizen-netizen Indonesia ini. Mereka adalah bukti nyata bahwa sebenarnya negara ini adalah negara adikuasa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s